Buku Antologi 17 Tahun Majelis Sastra Bandung, Segera Terbit
Memasuki usia ke 17 tahun, Majelis Sastra Bandung (MSB) akan membuat buku antologi puisi.
ada 61 penyair yang berhasil disaring kurator, dari 122 penyair yang mengirim puisi
Mereka adalah :
BISI kangge halaman
1. Abah Sarjang
- Melukis Kota Goyang
- Cerita Hari Ini
2. Alvian Rivaldi Sutisna - Orasi Cikapundung di Panggung Bumi
3. Annisa Resmana - Channel Hopping
- Pesut Mahakam
4. Ardiansyah - Negeri Dogma
5. Arga Bisma Ginanjar - Menimbang Dustanya Raja
6. Arnita - Negeriku Cacat
- Kehilangan Musim
7. Arom Hidayat - Catetan ti Batu Lawang
- Catetan ti Curug Gawang
8. Asep Salahudin - Prabu
- Penggembala Suara
9. Asikin Abraham - Catatan Pinggiran
- Sedang Tak Ada Ide Menulis Puisi
10. Ayie S Bukhory - Penyamun
11. Bambang Suyatno - Setelah Titanic
- Di Negeri yang Sakit
12. Bambang Widiatmoko - Risalah Luka
- Mei yang Kutulis dengan Air Mata
13. Bode Riswandi - 161 Mil dari Angkringan
15. Dava Mc Cabal - Negeri yang Berdoa pada Cermin
16. Deddy Koral - Memanen Cinta dan Kasih Sayang
- Sajak Gering
17. Dedi Tarhedi - Rokok
18. Deri Hudaya - Seorang Petani di Sarang Paceklik
- Kearifan Temporer Tentang Mabuk dan Cinta
19. Dian Rachma - Aku Ingin Percaya
- Biarlah Aku Baca Lukamu
20. Diro Aritonang - Indonesia sedang Tidak Baik-baik Saja
21. Diwan Masnawi - Menggaruk Punggung Galunggung
- Pertumbuhan Ekonomi
22. Dzakwan Ali - Laporan Hari Ini
- Mendesak Hak
23. Ence Sumirat - Tragika Indonesia
- Biografi Ibu Pertiwi
24. Epiest Gee - Sajak dalam Kamar
- Sajak Hilang
25. Erwan Juhara - Indonesia: Negeri Plak-Pluk-Plak-Blang
- Membaca Balik Indonesia
26. Fajar M. Fitrah - Klab Jazz
- Unplugged
27. Fyan Fendi - Ternyata Ini Bukan Puisi
28. Ganjar Kurnia - Tak Takut Penghisaban
29. Gilang Teguh Pambudi - Jampi Jamirung
30. Gusjur Mahesa - Anjay, Kok Gitu, Ih!
- Mon Omon-omon
31. Heri Maja Kelana - Sophie
- Oh Kastela
32. Heri Nurdiansyah - Di Sebuah Lorong Bangsal Rumah Sakit
- Tuan Chut Pat Kai Mabuk Laut
33. Ihsan Subhan - Merekam Moral
- Kakistrokasi
34. Ihya M. Kulon - Wakil Rakyat
35. Imam Sembada - Sejarah Tak Terbaca
- Ketika Mulut Menjadi Neraka
36. Iman Soleh - Faqir
- Mudik Balik
37. Irawan Sandhya Wiraatmaja - Museum: yang Tak Bisa Bersuara
38. Ismail Nur Saputra - Tanah Lahirku
- Nepotisme
39. Iwan M. Ridwan - Negeri yang Hilang Wajah
- Di Negeri yang Tak Lagi Takut Dosa
40. Jein Oktaviany - Berkabung
- Sembilan Delapan
41. Juniarso Ridwan - Sajak Tentang Seorang Pensiunan Jenderal
- Matahari Masih yang Itu Juga
42. MIF. Baihaqi - Tiga Sketsa Perih
- Jembatan Cidua Bogor, Ambruk
43. Muchamad Faqih Alhakim - 1 Syawal di depan Istiqlal
44. Muhammad Mazeinda Al Biruni - Kemerdekaan yang Terhenti di Monumen Perjuangan
45. Muhammad Rifan Prianto - Doa sebelum Tidur
- Dua Puluh Empat Jam Seorang Penyair Menjadi Presiden
46. Muhamad Seftia Permana - Linglung
47. Mukodas Sinatrya - Ada Jerawat di Wajahmu
48. Nenden Lilis Aisyah - Barisan
- Sajak Pintu 2
49. Noer Listanto Alfarizi - Kaget
- Simfoni Kegetiran
50. Pun Ihung - Majlis Ulang Tahun
51. R. Abdul Aziz - Sajak Pohon Tua Kepada Manusia
- Di Barak
52. Ratna M. Rochiman - Apologi
- Pengganti Orang Mati
53. Rian Ibayana - Sebab Kita Dihadapkan pada Tahun yang Memaksa Mata Terjaga
54. Romli Burhani - Selepas Isya
- Guru yang Baik
55. Saepul FL - Tentang Indonesia
- Kehilangan
56. Srikandi Indung Sarerea - Musim Menua, Waktu Me(nuju)renta II
57. Tasamsyah - Rampai Sengkarut
- Koma
58. Toni Tazkia - Tanggapan
59. Willy Fahmy Agiska - Uhun Siap, A
- Manifesto Kukulutus
60. Windhihati Kurnia - Saat Itu, di Agustus 2025
- Catatan Pinggir Kali
61. Yogira Yogaswara - Penunggang Ular
- Baik-baik saja?
62. Yusran Arifin - Sajak Calon Pengantin
- Whoosh
akan dirayakan 18 Januari 2026



Post Comment