×

Puisi Neza Florentina Gisella Tanjung

Puisi Neza Florentina Gisella Tanjung

DI MALAM YANG TAK KUSEBUT NAMANYA

Ramadhan datang tanpa gaduh,
ia mengetuk malam dengan tangan paling sunyi.
Aku merapikan napas di sela detik,
sementara jam belajar berdetak lebih pelan.

Lampu kamar menggigilkan cahaya,
menyentuh dinding yang hafal arah sujudku
Di lantai yang dingin,
aku belajar diam tanpa alasan.

Lailatul Qadar kusebut tanpa suara,
sebab rahasia tak pernah suka diumumkan.
Malam ini terlalu agung
untuk dipamerkan dengan kata-kata besar.

Ada titik-titik di ujung doa
seperti debu yang berharap dikenali cahaya.
Penyesalan yang tak sempat kusebutkan namanya,
hanya kutitipkan di lipatan sajadah.

Jika malam ini bukan aku yang Kau singgahi,
biarlah aku tetap belajar menunggu.
Pulang dengan hati yang lebih ringan,
meski tak membawa apa-apa selain pasrah.

Malam ini tak kusebut namanya,
Sebab aku menyebut diriku di dalamnya.

Puisi Florentina Gisella Tanjung, Adalah siswa SMK Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo, pemenang pertama pada lomba menulis puisi Ramadhan 2026 yang digelar Majelis Sastra Bandung

Post Comment