Puisi Devia Trisna Arum
BARANGKALI MEMANG BULAN SUCI
Barangkali memang bulan suci kali ini berbeda.
Hanya tentang aku, Ramadhan dan penantian
bagi Lailatul Qadar. Berharap, sewaktu-waktu
mungkin Lailatul Qadar menjenguk. Aku mau
meminta waktu yang melimpah pada-Nya,
agar tahun-tahun esok tak lagi sendiri.
Aku juga mau menikmati bulan suci, dengan
ramai tawa dan harum wangi masakan ibu.
Tapi aku tak mau menikmati hari raya dengan
tawa remeh orang-orang yang bertanya kapan
aku siap mendapat kerja. Kapan keluargaku tak
perlu menumpang kendaraan saudara lain.
Barangkali benar terwujud. Aku mau menikmati
bulan suci kali ini. Walau hanya aku, Ramadhan
dan penantian Lailatul Qadar
Bersuara, tawa bahagia dari tetangga sebelah
terasa memberi kesempatan untuk rindu
diutarakan. Tapi saat aku tatap jendela luar,
aku hanya melihat jarak membentang
Berdoa, aku segera berdiri usai berbuka. Agar
keluarga di sana tetap bahagia lewat sujud
terakhir sholat. Aku mengerti, jarak memang
mampu memisahkan raga. Tapi harap, sungguh,
tak pernah terhinggapi jeda.
(2026)
Devia Trisna Arum adalah Siswa SMA NU 1 Gresik, juara ke tiga, pada lomba menulis puisi Ramadhan 2026, yang digelar Majelis Sastra Bandung



Post Comment